Kemeriahan Pameran Kerajinan Kriya Nusa 2018

Dewan Kerajinan Nasional pada September tahun 2018 ini telah sukses mengadakan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahunnya yang ke-39. Rangkaian kegiatan ini terdiri dari Rapat Kerja Nasional, Pameran Kriya Nusa, sekaligus tuan rumah evaluasi penjurian World Craft Council (WCC) Award 2018. Dewan Kerajinan Nasional merupakan organisasi nirlaba yang menaungi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan menghimpun pecinta dan peminat seni untuk mengembangkan baik produk maupun usaha serta pelaku bisnis UKM.

Dewan Kerajinan Nasional dibentuk berdasarkan keputusan dari Menteri Perindustrian dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tanggal 3 Maret 1980. Kemudian dibentuk juga DEKRANASDA yaitu Dewan Kerajinan Nasional tingkat Daerah untuk menunjang tingkat Nasional pada tanggal 15 Maret 1981.

Tahun 2018 ini, DEKRANAS mengadakan Pameran Kriya Nusa seperti dua tahun sebelumnya. Pameran yang mengambil tema Aceh dengan motif Pucuk Rebung ini digelar dari tanggal 26 – 30 September 2018. Pameran kali ini diikuti oleh 313 stan kriya dan 21 stan kuliner, terdiri dari 172 stan Dekranasda, 37 stan Kementerian dan BUMN, 76 perajin individu, dan sisanya stan ikonik Dekranas. Selain memamerkan hasil karya, event ini juga mengajak para desainer untuk mengedukasi perajin dan memperkenalkan hasil kerajinan daerah ke masyarakat yang lebih luas. Sebagaimana diketahui, DEKRANAS yang secara keorganisasian dibimbing langsung oleh Ibu Negara pada tingkat nasional dan istri gubernur pada tingkat daerah pada tahun 2018 ini secara resmi dibuka oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Hj. Mufidah Jusuf Kalla dengan prosesi gunting pita.

Suasana Pameran Kriya Nusa 2018 (liputan6.com)

Secara khusus Ibu Negara Iriana Joko Widodo tertarik dengan produk kerajinan tas pelepah pisang dari stan Kabupaten Cirebon dan lampu-lampu kaca dari Kabupaten Cianjur. Selain dari Provinsi Jawa Barat, provinsi-provinsi lainnya juga berusaha menampilkan kerajinan-kerajinan khas daerahnya masing-masing seperti Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menampilkan produk kerajinan Tenun Cual. Selain itu Provinsi Kalimantan Barat juga menampilkan produk-produk yang tak kalah menarik seperti Tenun Sintang, Songket Sambas, Sidan Kapuas Hulu dan lain-lain.

Diangkatnya tema Aceh pada acara Pameran Kriya Nusa September 2018 ini, Ketua DEKRANASDA Provinsi Jawa Barat berharap tahun depan Pameran Kriya Nusa dapat mengangkat tema Jawa Barat. Acara yang diadakan di Jakarta Convention Center ini diharapkan bisa membantu UKM-UKM untuk meningkatkan kualitas produknya hingga ke tingkat Internasional. Sebagaimana yang dikutip dari pidato sambutan oleh Hj. Mufidah Jusuf Kalla, “Produk tradisional sangat perlu dipertahankan tetapi harus berkreasi seiring perkembangan teknologi untuk meningkatkan produk kerajinan indonesia agar warisan budaya bangsa tetap bertahan atas kemajuan zaman sehingga dapat diminati dan memiliki daya saing tinggi”.

Demikian reportasi singkat mengenai Pameran Kriya Nusa tahun 2018 ini. Semoga informasi ini bisa bermanfaat. Jangan lupa untuk menyimak ulasan lainnya mengenai even-even pameran produk kerajinan di Indonesia di halaman kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *