Setiap langkah dalam proses peleburan aluminium harus dijalankan dengan teliti dan berurutan. Bahan aluminium yang melewati tahapan peleburan secara tepat akan memiliki struktur yang lebih solid dan konsisten.
Hal ini tentu berlaku untuk seluruh produk berbahan aluminium, baik untuk produk industri maupun aksesori kendaraan. Bahkan, produk sehari-hari seperti tumbler aluminium juga membutuhkan proses peleburan yang benar agar hasil akhirnya kuat dan tampak rapi.
Peleburan atau Smelting
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana bijih logam diubah menjadi logam murni yang bisa dipakai sehari-hari? Proses itulah yang disebut peleburan atau smelting. Intinya, bijih logam “diproses” hingga menjadi logam siap pakai dengan bantuan zat tertentu.
Contohnya seperti karbit, hidrogen, logam aktif, atau melalui elektrolisis. Pemilihan metode peleburan tergantung seberapa “aktif” logam yang ingin dibuat. Semakin reaktif logamnya, semakin kuat metode yang dibutuhkan.
Peleburan dilakukan di dapur peleburan khusus dengan suhu tinggi. Ada yang membutuhkan panas hingga 1200 ºC untuk jenis logam tertentu. Karena panasnya ekstrim dan prosesnya kompleks, prosedur keselamatan menjadi prioritas.
Contohnya, logam aktif seperti aluminium atau magnesium biasanya dihasilkan lewat elektrolisis. Dengan metode yang tepat, logam yang dihasilkan memiliki kualitas bagus dan prosesnya lebih aman dan efisien.
Metode Peleburan Logam
Ada dua metode yang umum digunakan dalam proses peleburan aluminium dan keduanya sebenarnya mirip dengan teknik peleburan logam lainnya. Metode tersebut adalah metode tradisional dan modern.
1. Metode Tradisional
Metode tradisional merupakan teknik yang sudah digunakan sejak awal ditemukannya proses peleburan logam. Peralatannya masih sangat sederhana, mulai dari tungku pembakaran hingga alat bantu lainnya.
Bahan bakar yang dipakai biasanya berupa arang atau kayu yang dibakar hingga menghasilkan panas tinggi. Cara ini memang murah namun membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak.
2. Metode Modern
Metode modern memanfaatkan teknologi yang lebih maju. Seluruh peralatan, termasuk tungku sudah didesain lebih efisien dan mudah dioperasikan. Teknik ini banyak diterapkan di pabrik karena proses peleburan dapat dilakukan lebih cepat dan praktis.
Selain itu, metode modern tidak memerlukan persiapan panjang namun hasilnya cenderung lebih konsisten dan efisien. Sifat ini sangat penting untuk menjaga kualitas ketika harus menghasilkan komponen dalam jumlah banyak dengan standar yang sama.
Proses Peleburan Aluminium
Peleburan aluminium untuk berbagai kebutuhan industri sudah dilakukan sejak lama, namun tidak semua orang mengetahui bagaimana prosesnya berlangsung. Berikut adalah informasi lengkap mengenai tahap-tahap dalam proses peleburan.
1. Persiapan Peralatan
Seluruh peralatan yang digunakan dalam proses peleburan aluminium wajib dalam kondisi bersih dan benar-benar kering. Hal ini penting untuk menjaga kualitas logam cair. Perlu Anda tahu, kotoran atau sisa air dapat menimbulkan cacat pada hasil akhir.
Peralatan seperti tungku pembakar, wadah penampung logam cair, hingga cetakan (casting) perlu dipastikan siap dipakai sebelum proses dimulai. Dengan peralatan yang terawat dan bebas kontaminasi, kualitas peleburan aluminium akan jauh lebih stabil.
2. Pemanasan dengan Suhu yang Pas
Dalam proses peleburan aluminium, pengaturan suhu sangat penting. Aluminium sebaiknya dilebur pada temperatur yang tidak lebih dari 770 ºC. Jika melewati batas tersebut, logam dapat terkontaminasi gas hidrogen (H₂) yang akhirnya membuat hasil cor menjadi berpori.
Pada tahap ini, alumunium dipanaskan hingga mencapai titik cairnya sehingga berubah menjadi logam cair yang siap diolah. Ada berbagai jenis aluminium yang bisa dilebur dan salah satu yang cukup umum digunakan adalah aluminium 6061.
3. Krusibel Harus Bebas dari Retak
Krusibel merupakan wadah khusus yang digunakan untuk menampung dan memindahkan aluminium cair dari dalam tungku menuju cetakan. Karena berfungsi untuk menahan suhu yang sangat tinggi, kondisi krusibel harus benar-benar diperhatikan sebelum digunakan.
Pemeriksaan sederhana seperti memastikan tidak ada retakan atau kerusakan kecil wajib dilakukan agar proses pengangkatan logam cair tetap aman. Jika krusibel dalam kondisi baik, barulah aluminium yang telah meleleh dapat diambil dan dituang ke cetakan.
4. Mencetak Aluminium
Setelah aluminium melebur sempurna di dalam tungku dan berubah menjadi cairan, tahap berikutnya adalah menuangkannya ke cetakan atau casting yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Bentuk cetakan ini bisa sangat beragam, menyesuaikan desain yang diinginkan.
Ada banyak jenis cetakan yang biasa digunakan, namun cetakan berbahan pasir menjadi salah satu yang paling populer karena mudah dibentuk. Pada tahap ini, aluminium cair dibiarkan mengisi seluruh ruang cetakan hingga membentuk desain yang diinginkan.
5. Membuka Hasil Cetakan
Setelah aluminium cair di dalam cetakan dingin dan mengeras, tahap berikutnya adalah membuka cetakan untuk melihat hasilnya. Proses ini perlu dilakukan dengan hati-hati agar bentuk aluminium tetap terjaga dan tidak mengalami kerusakan.
Teknik pembukaan harus disesuaikan dengan jenis cetakan yang digunakan. Terutama jika memakai cetakan pasir yang perlu dirontokkan secara bertahap. Dengan penanganan yang tepat, hasil cor akan tetap memiliki kualitas yang baik dan siap memasuki tahapan finishing.
6. Finishing
Setelah aluminium berhasil dicetak dan dilepaskan dari cetakannya, tahap berikutnya dalam proses peleburan aluminium adalah finishing. Pada tahap ini, seluruh permukaan dan bagian pinggir hasil cor dirapikan agar bentuknya lebih halus dan tampak rapi.
Proses finishing sangat penting karena menentukan kualitas akhir dari produk yang akan dibuat. Dengan pengerjaan yang teliti, hasil peleburan akan siap diproses lebih lanjut menjadi produk jadi yang memiliki tampilan dan kualitas baik.
Dengan memahami setiap tahapan dalam proses peleburan aluminium, kini Anda memiliki gambaran lebih jelas tentang bagaimana logam yang terlihat sederhana bisa berubah menjadi produk siap pakai yang kuat dan berkualitas. Bagi Anda yang sedang mencari layanan cor aluminium Jogja yang profesional dan berpengalaman, UD. Cantenan siap membantu menghasilkan berbagai produk aluminium dengan kualitas terbaik.


