Informasi Terkait Kawat Las Untuk Aluminium

Welding atau dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan pengelasan/las, merupakan salah satu cara untuk membuat produk-produk yang bermanfaat dari bahan-bahan sejenis besi, produk aluminium dan lain-lain. Las adalah metode untuk membuat sambungan antar besi atau alumunium (tergantung bahan yang dipakai) sehingga dari sambungan ini menjadi sebuah produk baik alat maupun produk hiasan dari aluminium. Sehingga untuk pengerjaannya juga menggunakan bahan-bahan salah satunya seperti kawat las aluminium.

Praktik las yang kita kenal sekarang bermula sejak abad-20, yaitu pada masa awal-awal revolusi industri. Masa awal revolusi industri ini adalah masa perang dunia ke-II dimana alat-alat peperangan sudah mulai merambah ke alat-alat logam. Nah, praktik las sendiri pertama kali diterapkan untuk membuat kapal SS liberty oleh Amerika Serikat.

Sehingga las adalah metode dengan cara membakar besi sampai pada suhu yang mampu membuat besi atau aluminium tersambung. Biasanya memang sampai pada suhu yang cair. Jadi pada saat besi atau aluminium mencair, akan bisa membentuk ikatan metalurgi (sambungan) secara molekul sehingga memberikan bentuk yang baru sebagai gabungan.

Bahan Las Untuk Aluminium

Kawat Las Aluminium, sumber : Pengelasan.net
Kawat Las Aluminium, sumber : Pengelasan.net

Berdasarkan pengertian tentang praktik las yang sudah dipaparkan, maka harus ada alat untuk melakukan proses ini. Pada alat ini akan disambungkan bahan yang nanti menyambungkan antar besi atau alumunium. Bahan yang digunakan untuk menyambungkan aluminium adalah kawat las aluminium. Apa saja sih kawat las aluminium yang ada? Simak informasi berikut ini.

1. KAWAT LAS NON FERROUS METALS AL 43

Kawat Las Non Ferrous Metals AL 43 alumunium dirancang khusus untuk arus DC (+). Hasil pengelasan yang padat tanpa porosity bebas percikan dan kerak mudah dibersihkan. Dapat menyatu dengan baik pada alumunium biasa dan alumunium alloy. Dapat digunakan untuk segala posisi pengelasan.

Bahan ini sangat baik untuk mereparasi, pengelasan alumunium roll, extrusion dan cor aluminium. Biasanya dimanfaatka untuk perbaikan komponen kendaraan, listrik, fabrikasi, irigasi, mesin laut. Digunakan juga untuk pembuatan seluruh alat atau barang yang berbahan aluminium.

2. KAWAT LAS NON FERROUS METALS AL 430

Kawat Las Non Ferrous Metals AL 430 alumunium adalah electroda untuk pengelasan semua jenis logam Aluminium murni atau Aluminium Alloy. Bahan lasnya sangat baik dan halus, mampu dipenetrasi lebih dalam, tanpa porosity dan endapan kerak sangat tipis sehingga ekonomis. Dapat digunakan dengan melakukan pre-heating pada bahan yang akan di las.

Bahan ini dapat digunakan untuk mereparasi Propeller, Impeller, Sudut-sudut pompa, Propeller kapal, Bushing, Gear Bronze, Bejana tekan, Pipa Intercoller, Pelapis rumah pompa dan beberapa jenis bahan lainnya.

3. KAWAT LAS OXYACETELINE 55

Kawat Las Oxy Aceteline 55 aluminium adalah kawat las spesial. Produk ini merupakan batang las untuk semua jenis aluminium lembaran dan cor dengan daya kuat yang tinggi serta berkadar cair rendah.

Pekerjaan Las Aluminium, sumber : Yakin Maju Sentosa
Pekerjaan Las Aluminium, sumber : Yakin Maju Sentosa

Metode Las

Secara umum, metode las dibagi menjadi 2 bagian besar. Bagian ini disebut dengan klasifikasi. Jadi berdasarkan pekerjaannya, metode las terklasifikasi menjadi dua yaitu klasifikasi berdasarkan kerja dan klasifikasi berdasarkan energi yang dimanfaatkan.

Untuk klasifikasi berdasarkan kerja, maksudnya adalah cara pengerjaannya. Cari metode las ini dikelompokkan berdasarkan bagaimana cara mengerjakannya seperti mencairkan, menekan dan mematri.

Untuk klasifikasi berdasarkan energi adalah pengerjaan yang menggunakan energi tertentu untuk melakukan penyambungan. Sehingga metoda untuk las pada klasifikasi yang kedua ini melibatkan energi seperti listrik, gas dan mekanik.

Itu dia informasi seputar bahan las yaitu kawat las aluminium. Semoga bermanfaat ya. Hubungi cantenan, perusahaan industri cor aluminium di Jogja untuk berbagai macam informasi lainnya.

Leave a Reply