Dandang Aluminium, Alat Menanak Nasi Jaman Dahulu Yang Sekarang Masih Eksis

Semakin maju peradaban manusia maka semakin berkembang pula peralatan yang diciptakan. Begitu pula dengan perkembangan alat masak memasak. Dari generasi ke generasi bentuk dan macam alat masak menjadi semakin banyak dan bervariasi. Mulai dari berbahan alumuium yang dikerjakan dengan pengecoran alumunium profesional sampai bahan teflon yang tidak mudah gosong.

Alat masak dari aluminium. Sumber IG @lucinda.shop

Melihat sejarah perkembangan berbagai peralatan masak, pada jaman dahulu ketika belum ditemukannya teknik cor logam, manusia menggunakan tanah liat yang di bentuk secara manual dan di panaskan untuk membuat berbagai bentuk alat masak. Sampai saat ini kita masih menemui alat masak yang bernama kuali. Biasanya kuali digunakan untuk membuat gudeg bagi masyarakat Jogja karena dengan alat masak tersebut hasilnya akan memiliki citarasa yang khas.

Setelah ditemukannya teknik cor logam, maka masyarakat beralih ke peralatan yang berbahan logam cor. Dalam ilmu fisika kita juga mengetahui bahwa logam terutama alumunium sebagai penghantar panas yang jauh lebih baik daripada tanah liat ataupun besi yang sama-sama logam. Itulah mengapa terdapat banyak kelebihan dari wajan cor aluminium daripada peralatan masak yang berbahan dasar tanah liat atau besi.

Setelah berkembang dan semakin majunya inovasi pengecoran logam maka segala keperluan manusia beralih ke bahan logam. Tidak hanya peralatan masak saja, tetapi furnitur logam juga telah diciptakan.

Akan tetapi meskipun segala barang diciptakan dan inovasi terus ada, ada sebagaian masyarakat masih bertahan dengan peralatan masak produk masa lampau. Misalmya seperti yang telah kita bahas, gudeg akan memiliki citarasa yang khas jika diolah dengan kuali dan citarasa itu akan hilang jika diolah menggunakan peralatan masak dengan bahan selain tanah liat.

Selain itu untuk menanak nasi maka dandang juga masih menjadi peralatan masak yang dijadikan andalan oleh sebagian masyarakat. Meskipun banyak sekali alat pengganti yang lebih canggih tetapi sebagian masyarakat bearanggapan bahwa menggunakan dandang cor alumunium dan kukusan dalam menanak nasi maka hasilnya akan lebih nikmat.

Dandang alat masak kuno dari cor aluminium. Sumber IG @banyumas24jam

Dandang cor alumunium biasanya dalam masyarakat pedesaan digunakan ketika ada hajatan dan mengharuskan menanak nasi dalam jumlah besar. Dengan menggunakan kukusan yang berasal dari bambu yang dianyam, konon memasak dengan metode tersebut dapat mengurangi kadar gula dalam nasi yang dihasilkan. Banyak para ahli berpendapat bahwa penyakit diabetes sebagian besar disebabkan oleh metode menanak nasi menggunakan magic jaar yang nasinya dipanasi terus menerus sehingga kadar gula dalam nasi akan tinggi.

Saat ini beberapa retoran dan rumah makan besar masih menggunakan dandang dan kukusan dalam menanak nasi. Dan mereka juga membayar orang yang memang memiliki keahlian khusus dalam menanak nasi. Karena tidak semua orang memiliki keahlian dalam menanak nasi menggunakan dandang. Selain untuk memperoleh citarasa yang khas, penggunaan dandang juga karena alasan kesehatan.

Bahkan selain itu, dandang alumunium bisa juga jadi bagian dari interior desain rumah Anda. Karena dandang adalah salah satu alat masak klasik dan unik. Tinggal pintar-pintar kita berkreasi dalam menata rumah. Berani menerima tantangan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *